Hari-hari
terus berganti seolah memintaku untuk segera melupakan kesedihan yang memang
hanya aku sendiri yang mengerti. Sedih ataupun ketakutanku akan dirimu yang tak
akan mengingatku lagi. Hari-hari terus berganti seolah memintaku untuk
menghapus rasa harap yang lebih kepadamu terlebih pesanku yang tak kunjung
mendapat tanggapan. Entah apa yang sedang kau lakukan di sana, namun aku selalu
berharap kesemogaanku berbuah kenyataan.
Hari ini seolah semesta mendukung
semua rencanaku. Rencana melupakanmu. Ya benar, aku berhasil sedikit
melupakanmu dengan kedatangan anak-anak SD yang berkunjung ke kampus. Jadi hari
ini mereka siswa-siswi dari SDIT Nurul Islam kelas 5 mengadakan pembelajaran di
luar kelas mengenai organ tubuh manusia. Kampus atau lebih tepatnya Laboratorium
Anatomi yang langit-langitnya dipenuhi dengan hawa deg-degan kali ini diselimuti oleh hawa keriangan dan keingintauan
anak-anak SD. Awalnya mereka mendapatkan penjelasan oleh dr.Dimas (dr.
kesayanganku uhuuuy) mengenai organ pencernaan. Setelah mendapat penjelasan
dari dokter, 50 anak tersebut dibagi menjadi 9 kelompok yang akan mendapatkan
penjelasan lebih lanjut mengenai organ lain yang ada di tubuh oleh kakak yang
ditugaskan dari kampus. Alhamdulillah kali ini saya berkesempatan untuk belajar
bersama mereka. Thoriq, taufik, fitra, dan ketiga anak laki-laki lain
mendengarkan dengan kepolosannya dan banyak menanyakan tentang jenazah yang
memang banyak ada di lab anatomi. Keceriaan mereka, antusias mereka tentang
organ manusia, pengetahuan mereka yang diluar batas fikir saya, membuatku
sedikit melupakanmu.
Terimakasih untuk hari ini
temen-temen baruku… Semoga dirimu dapat menjadi anak-anak yang berguna kelak.
Dan untuk dirimu ku tak lagi berharap namun aku kan selalu menyebutmu dalam
hatiku untuk kusampaikan pada-Nya
27
September 2017

UHUYYYY I KNOW WHO'S THAT s*** boy
BalasHapusWADUH BAHAYA POPOK
HapusAku bacanya sedih shaay :(
BalasHapusuncchh wwkkwk
HapusUHUYYYY I KNOW WHO'S THAT s*** boy
BalasHapus