Anak merupakan karunia Allah yang dititipkan kepada semua makhluk yang telah dipilih-Nya. Setiap anak pasti memiliki kecerdasannya masing-masing. Allah pasti telah mengaruniakan keahlian yang luar biasa pada diri anak masing-masing, baik yang sekarang telah terlihat ataupun yang belum terlihat, yakinlah suatu saat nanti akan terlihat keahlian itu.
Sore ini seperti biasa setelah mendengar adzan maghrib, hal pertama yang kulakukan yaitu mematikan tv walaupun sebenarnya masih pengen liat kelanjutan dari film india yang sedang sangat digandrungi oleh ibu-ibu tak terkecuali aku yaitu Uttaran (hahaha). Segera wudhu dan ke masjid. Ibu dan Bapakku berangkat duluan karena enggan lama menungguku. Untuk mempersingkat waktu perjalanan ke masjid, aku memilih menaiki motor tua milik Bapak yang suaranya memekakkan telinga, tapi motornya tuh masih asik gitu, apalagi ditambah dengan dua spionnya yang menjulang ke atas bak kuping kelinci, pokoknya unyu deh-kamu harus nyobain kapan-kapan-. Walapun aku sudah berusaha untuk ngebut tetap saja iqamahpun menyambut kedatanganku ke masjid sore ini.
Masuk masjid, mengikuti imam sholat, dan selesai kemudian berdzikir. Seperti biasa setiap aku ke masjid ada satu anak yang setia duduk menungguku di depan sajadah dengan posisi bersila. Selalu memperhatikanku sambil tertawa beberapa kali setelah melihatku. Anak itu berbeda dengan yang lain dia punya tempat tersendiri di hatiku. Usianya sekitar 5 tahun hampir sama dengan keponakanku. Setelah selesai berdzikir dan berdo’a, aku mengajaknya salaman dan tos, lalu aku beranjak untuk pulang, dia masih mengikutiku sambil tertawa mengajakku bercanda.Indah.
Setelah pulang ternyata bayangannya masih terngiang diotakku. Anak itu memang berbeda dengan anak yang lain. Dia telah dititpkan pada kedua orangtua yang luar biasa. Aku yakin suatu saat nanti dia akan memperlihatkan kelebihannya yang luar biasa. Senyumannya memang mampu membuatku menganggapnya seperti adikku sendiri.
Untuk orang tua jangan pernah menganggap anak sebagai seorang yang bodoh dan tidak memiliki keahlian apapun. Jangan pernah memarahi anak dengan mengatakannya anak nakal anak durhaka bahkan anak bodoh, karena ucapan orangtua adalah do’a dan semakin anak dikatakan seperti itu anak akan berfikir bahwa memang dia seperti itu kemudian dia akan depresi dan akan jadi seperti itu terus.
Untuk orangtua yang memiliki anak berbeda dengan anak kebanyakan, yakinlah engkau terpilih oleh Allah untuk menjaga amanahnya yang luar biasa. Karena anak yang luar biasa dititipkan kepada orangtua yang luar biasa.
Wallahua’lam bissawab….
0 komentar:
Posting Komentar